Mempunyai web adalah gampang-gampang susah. Membutuhkan konsistensi dan managemen yang berkelanjutan. Jika tidak maka web tersebut akan ‘mati’ ditengah-tengah belantara dunia maya. Bahkan dalam beberapa kasus, web memberikan bad image karena tidak pernah diupdate atau tidak diurus.
Pepatah bilang memelihara lebih susah daripada membuat. Membuat web atau blog bisa dibilang mudah bahkan sangat gampang (dalam spesifikasi tertentu), cukup sedikit mengerti bahasa Inggris dan waktu beberapa menit sudah bias selesai. Tetapi memeliharanya agar tidak ‘sekedar’ hidup dan dikunjungi pengunjung setia adalah tidak mudah. Sebuah website yang ‘sukses’ adalah web yang mampu membius para pengunjun (netter) untuk selalu ingin berkunjung kembali. Web yang apik merupakan kombinasi desain dan content yang dinamis, tidak bisu (menjawab semua masukan) dan tidak lama jika dibuka (loading). Berikut ini beberapa tips agar web kita dapat tampil ‘menawan’ dan membuat betah pengunjung.
1. Tujuan yang jelas
Salah besar! jika sobat hanya ingin sekedar tampil atau mempunyai web. Sebuah web tanpa tujuan dan arah yang jelas/fokus hanya akan membuat bingung dan kecewa pengunjung. Selanjutnya sang pemilik akan patah semangat. Definisikan terlebih dahulu apa yang ingin ditampilkan, siapa audience dan apa targetnya. Jika dibangun dengan team, maka duduk bersama dan menuangkan ide dalam dokumentasi rencana adalah hal wajib. Contoh tujuan sebuah web adalah : company profile, menjual produk, tutorial, komunitas, blog, pencarian, program dsb.
Salah besar! jika sobat hanya ingin sekedar tampil atau mempunyai web. Sebuah web tanpa tujuan dan arah yang jelas/fokus hanya akan membuat bingung dan kecewa pengunjung. Selanjutnya sang pemilik akan patah semangat. Definisikan terlebih dahulu apa yang ingin ditampilkan, siapa audience dan apa targetnya. Jika dibangun dengan team, maka duduk bersama dan menuangkan ide dalam dokumentasi rencana adalah hal wajib. Contoh tujuan sebuah web adalah : company profile, menjual produk, tutorial, komunitas, blog, pencarian, program dsb.
2. Kriteria Web
Menurut ADAS (Academy of Digital Arts & Sciences) sang penyelenggara Webby Awards memberitahukan bahwa ada 6 kriteria yang perlu diperhatikan dalam membangun sebuah web. Yakni :
1. Content
Content atau isi merupakan jantung dari sebuah web. Denyutan jantung sama dengan isi yang yang selalu berganti (dinamis) dan segar karena selalu uptodate. Sebuah situs yang tidak pernah update berarti ‘mati’. Seolah menjadi bangkai di belantara internet. Gaya bahasa dan model penulisan tidak harus sesuai aturan, akan lebih baik disesuaikan dengan tema web dan target audience. Sebuah web berita dapat juga mengambil content dari media lain (dengan
Menurut ADAS (Academy of Digital Arts & Sciences) sang penyelenggara Webby Awards memberitahukan bahwa ada 6 kriteria yang perlu diperhatikan dalam membangun sebuah web. Yakni :
1. Content
Content atau isi merupakan jantung dari sebuah web. Denyutan jantung sama dengan isi yang yang selalu berganti (dinamis) dan segar karena selalu uptodate. Sebuah situs yang tidak pernah update berarti ‘mati’. Seolah menjadi bangkai di belantara internet. Gaya bahasa dan model penulisan tidak harus sesuai aturan, akan lebih baik disesuaikan dengan tema web dan target audience. Sebuah web berita dapat juga mengambil content dari media lain (dengan
ketentuan) atau ber-partner secara resmi.
2. Struktur dan Navigasi
Struktur dan navigasi adalah peta sekaligus menu penunjuk jalan. Inilah pentingnya sebuah konsep perencanaan, karena siftnya jarang sekali diubah, maka harus dipikirkan dengan matang. Selain itu harus konsisten, jika ternyata sangat beragam isinya maka perlu dikelompokkan. Syarat menu atau navigasi yang baik : mudah dipelajari, konsisten, label dan teks jelas untuk dipahami, menawarkan alternatif lain tapi tidak membingungkan. Merupakan hal yang baik, jika kita menawarkan pilihan model animasi (high bandwith) dan pilihan biasa (low bandwith).
3. Desain Visual
Tampilan merupakan hal utama. Kesan pertama haruslah ‘menggoda’ sehingga netter akan bersemangat untuk menjelajahi content yang sudah tersedia. Tampilan tersebut juga harus relevan dengan tema serta berukuran sekecil mungkin. Ingat! Netter seringkali tidak cukup waktu untuk menunggu, jika terlalu lama maka tombol ‘close’ atau berpindah web akan dilakukan. Apalagi bagi netter yang sangat mementingkan bandwith seperti lewat seluler atau lokasi terpencil. Desain visual merupakan perpaduan pemilihan warna, gambar, text dan layout yang cantik. Efek animasi juga dibutuhkan, asalkan proporsional. Kalo memang bias dengan file.gif, kenapa harus memakai flash?.Jangan lupa munculkan ide orisinil dan professional. Simple and clean juga bagian dari sebuah design yang nge-tren. Contohnya desain web Google dan Yahoo, tidak membosankan bukan?
2. Struktur dan Navigasi
Struktur dan navigasi adalah peta sekaligus menu penunjuk jalan. Inilah pentingnya sebuah konsep perencanaan, karena siftnya jarang sekali diubah, maka harus dipikirkan dengan matang. Selain itu harus konsisten, jika ternyata sangat beragam isinya maka perlu dikelompokkan. Syarat menu atau navigasi yang baik : mudah dipelajari, konsisten, label dan teks jelas untuk dipahami, menawarkan alternatif lain tapi tidak membingungkan. Merupakan hal yang baik, jika kita menawarkan pilihan model animasi (high bandwith) dan pilihan biasa (low bandwith).
3. Desain Visual
Tampilan merupakan hal utama. Kesan pertama haruslah ‘menggoda’ sehingga netter akan bersemangat untuk menjelajahi content yang sudah tersedia. Tampilan tersebut juga harus relevan dengan tema serta berukuran sekecil mungkin. Ingat! Netter seringkali tidak cukup waktu untuk menunggu, jika terlalu lama maka tombol ‘close’ atau berpindah web akan dilakukan. Apalagi bagi netter yang sangat mementingkan bandwith seperti lewat seluler atau lokasi terpencil. Desain visual merupakan perpaduan pemilihan warna, gambar, text dan layout yang cantik. Efek animasi juga dibutuhkan, asalkan proporsional. Kalo memang bias dengan file.gif, kenapa harus memakai flash?.Jangan lupa munculkan ide orisinil dan professional. Simple and clean juga bagian dari sebuah design yang nge-tren. Contohnya desain web Google dan Yahoo, tidak membosankan bukan?
4. Fungsionalitas
Maraknya browser (alat utama untuk menikmati web) menjadi momok tersendiri bagi pembuat web. Karena netter pasti ingin situs yang dikunjungi harus sama tampilan desain dan fungsi-fungsinya pada browser yang berbeda. Browser yang populer saat ini adalah : Firefox, IE, Opera, Safari dan Nestcape. So jangan lupa untuk mengetes dengan alat-alat diatas. Lebih bagus juga, cantumkan browser apa yang bisa menampilkan secara maksimal isi dan fungsi web sobat.
Maraknya browser (alat utama untuk menikmati web) menjadi momok tersendiri bagi pembuat web. Karena netter pasti ingin situs yang dikunjungi harus sama tampilan desain dan fungsi-fungsinya pada browser yang berbeda. Browser yang populer saat ini adalah : Firefox, IE, Opera, Safari dan Nestcape. So jangan lupa untuk mengetes dengan alat-alat diatas. Lebih bagus juga, cantumkan browser apa yang bisa menampilkan secara maksimal isi dan fungsi web sobat.
5. Interaktivitas
Sobat mestinya tidak ingin kalau webnya hanya seperti koran atau brosur statis, bisu dan membosankan. Maka aspek interaktif sangat diperlukan yakni : link dan feedback. Dengan saling menampilkan link atau related link maka situs terkesan tidak hidup sendirian.
Dengan adanya feedback, menunjukkan bahwa web menyediakan kolom input dari pengunjung baik berupa saran, cacian dan penghargaan. Seringkali hal sepele menjadi kesalahan besar, seperti feedback yang nggak pernah ditanggapi. Dan menampilkan link ‘dalam perbaikan’ adalah pekerjaan percuma alias membuat netter kecewa. So tidak mungkin seorang yang telah dikecewakan akan kembali bukan? Contoh-contoh modul interaktif dalam web adalah : chat, forum, search, tools, commerce dsb. Tidak harus semua dijejalkan pada suatu web tetapi pilih mana yang proporsional dan sesuai kemampuan dan tujuan awal situs dibuat.
Sobat mestinya tidak ingin kalau webnya hanya seperti koran atau brosur statis, bisu dan membosankan. Maka aspek interaktif sangat diperlukan yakni : link dan feedback. Dengan saling menampilkan link atau related link maka situs terkesan tidak hidup sendirian.
Dengan adanya feedback, menunjukkan bahwa web menyediakan kolom input dari pengunjung baik berupa saran, cacian dan penghargaan. Seringkali hal sepele menjadi kesalahan besar, seperti feedback yang nggak pernah ditanggapi. Dan menampilkan link ‘dalam perbaikan’ adalah pekerjaan percuma alias membuat netter kecewa. So tidak mungkin seorang yang telah dikecewakan akan kembali bukan? Contoh-contoh modul interaktif dalam web adalah : chat, forum, search, tools, commerce dsb. Tidak harus semua dijejalkan pada suatu web tetapi pilih mana yang proporsional dan sesuai kemampuan dan tujuan awal situs dibuat.
6. Overall Experience
Tidak semua bagian situs menarik, pasti ada tempat-tempat favorit yang ditunggu dan dilihat netter. Maka analisis dan kenalilah bagian mana dari situs sobat yang banyak penggemarnya.
Seorang netter yang merasa ‘terkesan’ dengan sebuah situs akan melakukan hal-hal antara lain: memberitahukan kepada teman, mengingat/mencatat alamat domain, mem-bookmark atau memberikan feedback.
Tidak semua bagian situs menarik, pasti ada tempat-tempat favorit yang ditunggu dan dilihat netter. Maka analisis dan kenalilah bagian mana dari situs sobat yang banyak penggemarnya.
Seorang netter yang merasa ‘terkesan’ dengan sebuah situs akan melakukan hal-hal antara lain: memberitahukan kepada teman, mengingat/mencatat alamat domain, mem-bookmark atau memberikan feedback.
3. Tempat Hosting yang terjamin
Ini tidak berlaku bagi web yang dikelola dalam server sendiri. Hosting merupakan tempat yang kita sewa untuk menyimpan web dan database yang telah kita buat. Sewa yang ditawarkan penyedia jasa hosting biasanya dalam waktu bulanan dengan spesifikasi tertentu seperti : space, bandwith, mail, pop3, database, milist, report dsb. Jangan pernah tergiur harga yang terlalu murah! Karena bisa jadi penyedianya tidak jelas. Dan jangan lupa fasilitas Control panel sebagai pusat pengaturan web haruslah mudah dipahami.
Ini tidak berlaku bagi web yang dikelola dalam server sendiri. Hosting merupakan tempat yang kita sewa untuk menyimpan web dan database yang telah kita buat. Sewa yang ditawarkan penyedia jasa hosting biasanya dalam waktu bulanan dengan spesifikasi tertentu seperti : space, bandwith, mail, pop3, database, milist, report dsb. Jangan pernah tergiur harga yang terlalu murah! Karena bisa jadi penyedianya tidak jelas. Dan jangan lupa fasilitas Control panel sebagai pusat pengaturan web haruslah mudah dipahami.
4. Nama Domain
Memilih nama domain sebaiknya tidak sembarangan. Karena dengan nama itulah kita akan diingat oleh pengunjung web selamanya. Jika kita memilih nama yang susah diingat atau membuat pengunjung berpotensi ‘salah’ ketik maka dipastikan pengunjung berkurang atau bisa tersesat. Termasuk menghindari kode “-“,”_” dalam pemilihan nama domain kecuali jika terpaksa. Akhiran domain disesuaikan dengan content web yang dibuat. Jika sebuah web yayasan atau organisasi mustinya berakhiran dengan .org atau or.id. Untuk content yang general atau berbau bisnis, .com adalah pilihannya. Disarankan untuk membeli nama domain dengan menyewa hosting dalam tempat berbeda. Ini dimaksudkan agar kita bisa mengelola domain dan hosting secara terpisah sehingga tidak ada ketergantungan dengan pihak lain.
Semoga Bermanfaat. Walaupun jauh dari sempurna
Memilih nama domain sebaiknya tidak sembarangan. Karena dengan nama itulah kita akan diingat oleh pengunjung web selamanya. Jika kita memilih nama yang susah diingat atau membuat pengunjung berpotensi ‘salah’ ketik maka dipastikan pengunjung berkurang atau bisa tersesat. Termasuk menghindari kode “-“,”_” dalam pemilihan nama domain kecuali jika terpaksa. Akhiran domain disesuaikan dengan content web yang dibuat. Jika sebuah web yayasan atau organisasi mustinya berakhiran dengan .org atau or.id. Untuk content yang general atau berbau bisnis, .com adalah pilihannya. Disarankan untuk membeli nama domain dengan menyewa hosting dalam tempat berbeda. Ini dimaksudkan agar kita bisa mengelola domain dan hosting secara terpisah sehingga tidak ada ketergantungan dengan pihak lain.
Semoga Bermanfaat. Walaupun jauh dari sempurna
Sebuah website sebenarnya adalah kumpulan file atau dokumen yang tersimpan dalam suatu server (Komputer khusus yang selalu terhubung dengan internet). Setiap file mempunyai alamat masing-masing yang dinamakan URL (Uniform Resource locators). Jika anda ingin mempunyai sebuah website, maka yang anda butuhkan adalah :
1. File Website : Bahasa yang paling mudah untuk membuat sebaua file website adalah HTML (Hyper Text Mark up Language). Walaupun anda tidak tahu sama sekali tentang bahasa HTML, anda pun masih bisa membuat file website sederhana dengan menggunaka software pengola kata yang biasa seperti Microsoft Office Word, Microsoft Office Excell atau Openoffice untuk Linux. Anda hanya tinggal menyimpan file anda dalam bentuk dokumen dengan ekstensi .html dengan cara menekan tombol “save as” lalu pilih format file .html. Tapi anda harus memberi nama file anda dengan index.html jika anda ingin agar file anda tersebut menjadi halaman pertama dari website anda.
2. Alamat Website (URL = Uniform Resource Locator) : Ada 4 bagian penting dari URL. bagian yang pertama adalah protokol yang biasanya kita tahu sebagai http:// yang artinya Hyper Text Transfer Protocol. Bagian yang kedua adalah nama domain (kadang subdomain ikut disertakan juga) seperti www.domain.com atau www.subdomain.domain.com. Bagian yang ketiga adalah Directory seperti directory di komputer anda, di mana dokumen di simpan di area tertentu. bagian yang ke empat adalah nama file seperti index.html atau fileku.html. Berikut ini adalah contoh alamat lengkap dari sebuah file website http://www.domain.com/directory/fileku.html.
3. Pemandu Website (Hosting): Anda butuh sebuah server untuk menjadi pemandu (host) dari website anda. Terkadang anda harus membayar sebuah perusahaan penyedia layanan hosting untuk menyewa ruang di server mereka dan membeli alamat website anda, tapi dalam Tutorial Website Gratis ini, anda akan belajar bagaimana caranya untuk membuat website tanpa harus membayar apapun untuk membeli alamat & ruang hosting. Setelah anda mempunyai ketrampilan yang cukup untuk membuat website anda sendiri dengan bagus, anda bisa mencoba untuk membelinya dan anda dapat mencari webhosting tangguh yang termurah dengan menggunakan fasilitas search engine mbah Google.

